BPBD Kab. Probolinggo

Jl. Raya Soekarno-Hatta No. 27 Probolinggo Telp. / Fax : (0335) 424071/

PERINGATAN DINI
  • Waspada Angin Kencang di Musim Kemarau! Kenali BAHAYAnya, Kurangi RISIKOnya! Radius Aman Gunung Bromo 1 Km dari Kawah!

BPBD Dampingi Kegiatan Fun Bike Bromo 2016

BPBD Dampingi Kegiatan Fun Bike Bromo 2016

PROBOLINGGO – Sabtu (30/7/2016) BPBD Kabupaten Probolinggo mendirikan 2 tenda pleton untuk mendukung giat Bromo Fun Bike 2016 dengan tema “The real adventure in the national park”. Minggu (31/7/2016) “ini sangat menyenangkan bagi biker (pecinta sepeda gunung). Kegiatan ini juga berupa kegiatan bersifat sport rekreatif  dan touring/perjalanan wisata santai bersepeda atau fun bike. Sepeda bakal mengambil START dari Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura - Pusung Pengol - Savana Teletubis – Watugede – Jemplang - Simpang Jarak Ijo – Pentungan - Pusung Painem - Pusung Samat - Pertigaan G.Keciri - Kali CDM - Pertigaan Penanjakan - Bawah Gunung Batok - MCK Bunker - FINISH (START dan FINISH satu lokasi)” Ujar Kepala Daerah 1 TNBTS, Fariana Prabandari. Kondisi jalan saat rute yang bakal dilalui, dengan cara Generik, berpasir padat dan longgar. Ada pula kenaikan curam dan jatuh. Dengan kondisi jalan seperti itu, jarak antara 20 - 22 kilometer itu diperkirakan bakal memakan empat jam. Menurutnya, sekitar 450 peserta yang terdiridari Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, Malang, Situbondo dan Jember yang mengikuti kegitan ini bakal berpartisipasi dan sekitar lautan pasir dengan bersepeda. "Kami bekerja sama dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Probolinggo), Polres Probolinggo dan Kodim 0820," jelas Fariana.

Aktivitas vulkanik Gunung Bromo telah menggetarkan pintu dan kaca Pos Pengamatan Gunung Api Bromo di Desa Cemoro Lawang, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur pada hari itu, "Terdengar suara gemuruh lemah hingga kuat, bahkan pintu-pintu dan kaca di Pos Pengamatan Gunung Bromo ikut bergetar," kata Wahyu Andrian Kusuma selaku pengamat gunung api pemula di PPGA Gunung Bromo. "tanggal 31 Juli 2016 Asap kawah teramati putih kelabu kecoklatan tipis hingga tebal, tekanan sedang, dan tinggi asap berkisar 50-800 meter dari puncak kawah ke arah barat daya-barat laut," tuturnya. Sementara secara seismik pada 30 Juli 2016 tercatat gempa tremor vulkanik menerus dengan amplitudo  maksimum 1-23 milimeter, dengan amplitudo dominan 4 milimeter. Kegiatan yang dilaksanakan ditengah kondisi Gunung Bromo yang masih berfluktuasi dan masih mengeluarkan abu vulkanik ketika tertentu. BPBD Kabupaten Probolinggo selalu berkomunikasi dengan Pos Pengamat Gunung Api Bromo, PVMBG terkait pemantauan aktivitas Gunung Bromo beserta dengan upaya menanggapi aktivitas yang masih berfluktuasi. Sejauh ini BPBD Probolinggo sebagai upaya antisipasi dan kesiapsiagaan ditengah kegiatan Fun Bike di Bromo selain mendirikan tenda guna mendukung pelaksanaan kegiatan BPBD Kabupaten Probolinggo juga membagikan masker bagi peserta juga masyarakat yang beraktivitas di kawasan Gunung Bromo. Aktivitas vulkanik gunung yang memiliki ketinggian 2.329 meter dari permukaan laut tersebut masih belum stabil, sehingga status Gunung Bromo masih pada level II atau waspada. "Seiring dengan status waspada, rekomendasi PVMBG yakni masyarakat dan pengunjung/wisatawan di sekitar Gunung Bromo tetap tenang dan melakukan aktivitas seperti biasa, namun masyarakat dan wisatawan tidak boleh beraktivitas dalam kawasan radius 1 Kilometer dari kawah aktif Gunung Bromo," ujar PPGA Gunung Bromo. (fika/vd)