BPBD Kab. Probolinggo

Jl. Raya Soekarno-Hatta No. 27 Probolinggo Telp. / Fax : (0335) 424071

PERINGATAN DINI
  • Tetap Jaga Kesehatan, Gunakan Masker, Jaga Jarak dan Terapkan Protokol Kesehatan dalam Beraktivitas. Selalu Waspada, Gunakan Air Seperlunya - Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan!

Bulan Juli, Tiga Kejadian Bencana Di Kabupaten Probolinggo

Bulan Juli, Tiga Kejadian Bencana di Kabupaten Probolinggo

PROBOLINGGO – Berdasarkan hasil rekap kejadian bencana Pusdalops PB kondisi curah hujan pada bulan juli terpantau rendah, namun terpantau beberapa kali turun hujan dampak dinamika atmosfer. Terdapat 12 titik panas pada bulan ini yang terdeteksi di Wilayah Gending, Banyuanyar, Maron, Kuripan dan Bantaran. Kondisi tinggi gelombang berkisar antara 0,2 hingga 0,9 meter. Kecepatan angin rata rata 21,4 Knot atau 43 Km/Jam. Kondisi Gunung Api Bromo Waspada Level II dan Gunung Api Lamongan Normal.

Tercatat pada Bulan Juni terjadi 3 kejadian bencana, 2 bencana alam dan 1 kejadian bencana non alam. Bencana alam yakni terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Bukit Bintang Kecamatan Gending dan kekeringan di Desa Jurangjero Kecamatan Gading. Sesuai dengan hasil pemantauan titik panas melalui situs LAPAN terdapat titik panas pada tanggal 06 Juli 2020 di Wilayah Bukit Bintang Kecamatan Gending. Setelah dilaksanakan survey dan koordinasi dengan pihak terkait memang telah terjadi kebakaran lahan di wilayah tersebut. Namun penyebab terjadinya kejadian kebakaran masih dalam proses identifikasi. Luasan area terdampak juga belum dapat ditentukan karena terdapat beberapa titik kebakaran yang tersebar. TRC PB melakukan pemadaman secara manual pada beberapa titik. Selang beberapa jam kemudian kebakaran terpantau perlahan mulai padam.

Selain Kebakaran Hutan dan Lahan pada bulan ini terdapat kejadian kekeringan di Dusun Kuncian Desa Jurangjero Kecamatan Gading. Hal ini sesuai permohonan dari pemerintah desa setempat terkait permintaan distribusi air bersih. Pada 23 Juli 2020 telah dilaksanakan survey dan distribusi air bersih sebanyak 6.000 liter dan dilanjutkan pada 24 Juli 2020 dengan 6000 liter yang dapat dimanfaatkan oleh sekitar 627 Jiwa penduduk. Sebelumnya pada dua tahun terakhir Wilayah Gading belum pernah terdampak krisis air bersih. Penyebab terjadinya kekeringan yakni rusaknya infrastruktur (jaringan pipa) dari Desa Betek Kecamatan Krucil.

Kemudian selain kejadian bencana alam, pada bulan ini juga masih terjadi bencana non alam yakni merebaknya Pandemi Covid-19. Seperti yang telah di ketahui bersama bahwa sejak 10 April 2020 terdapat kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo. Berdasarkan hasil rekap pada 31 Juli 2020, jumlah kasus terdiri atas 22 Suspect dengan rincian 20 dalam pemantauan dan 2 dalam pengawasan. Serta 229 Positif Covid-19 dengan rincian 45 dirawat, 178 sembuh dan 6 meninggal dunia.

Terpantau pada bulan sebelumnya terdapat 134 kasus positif, hal ini berarti dalam kurun waktu satu bulan terdapat tambahan 95 kasus positif tambahan (Sumber: Data Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo). Pusdalops PB berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo. Beberapa kegiatan seperti distribusi logistik ke pihak desa, kecamatan dan OPD telah dilaksanakan termasuk optimalisasi kegiatan masing masing gugus tugas. Pada Bulan Juni ini Satgas Covid-19 juga menerima beberapa bantuan dari lembaga/CSR/pihak luar.

Kejadian bencana tidak bisa terlepas dari kehidupan sehari hari serta tidak diketahui kapan dan dimana akan terjadi. BPBD menghimbau kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Selalu memantau kondisi dan informasi yang berkaitan dengan peringatan dini dan kebencanaan. Menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar. Memperhatikan kondisi drainase dan pepohonan yang rawan tumbang disekitar tempat tinggal serta mulai menerapkan new normal sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Covid-19. (vd/pb)

 

 

 

 

Pusdalops PB

BPBD Kabupaten Probolinggo