BPBD Kab. Probolinggo

Jl. Raya Soekarno-Hatta No. 27 Probolinggo Telp. / Fax : (0335) 424071

PERINGATAN DINI
  • Waspada Angin Kencang Awal Musim Kemarau! Hidup Sinergi, Menjaga Lingkungan. Gunakan Air Secukupnya! Kenali BAHAYAnya, Kurangi RISIKOnya! Radius Aman Gunung Bromo 1 Km dari Kawah, Segera Menjauh Apabila Terpantau Peningkatan Aktivitas Gunung Api! Salam Tangguh Bencana! #SuapUntukSelamat #BudayaSadarBencana

Pelatihan Jitupasna BPBD Kabupaten Probolinggo

Pelatihan Jitupasna  BPBD Kabupaten Probolinggo

PROBOLINGGO – Selasa 10 Juli 2018 BPBD Kabupaten Probolinggo melaksanakan kegiatan Pelatihan Jitupasna (Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana). Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitu Pasna) adalah suatu rangkaian kegiatan pengkajian dan penilaian akibat, analisis dampak dan perkiraan kebutuhan yang menjadi dasar bagi penyusunan Renaksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi. Pengkajian dan penilaian meliputi identifikasi dan perhitungan kerusakan dan kerugian fisik dan non fisik yang menyangkut aspek pembangunan manusia, perumahan atau pemukiman, infrastruktur, ekonomi, sosial dan lintas sektor. Analisis dampak melibatkan tinjauan keterkaitan dan nilai agregat dari akibat akibat bencana dan impilkasi umumnya terhadap aspek – aspek fisik dan lingkungan, perekonomian, psikososial, budaya, politik dan tata pemerintahan.

Guna mendukung terwujudnya penyusunan Rencana Aksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana yang baik maka diperlukan fasilitasi penyusunan rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dimana di dalamnya membutuhkan sumber daya manusia yang mampu melaksanakan pengkajian kebutuhan pascabencana secara cepat, tepat dan terpadu. Sehubungan dengan itu perlu adanya transfer pengetahuan tentang mekanisme pengkajian kebutuhan pascabencana melalui bimbingan teknis Jitu Pasna. (Sumber : https://www.bnpb.go.id/ bimbingan-teknis-pengkajian-kebutuhan-pascabencana).

“Pelatihan Jitupasna dilaksanakan untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang bagaimana cara melakukan kajian kebutuhan pasca bencana di lokasi bencana, Karena ketangguhan tidak hanya dibutuhkan pada saat terjadi bencana, tapi juga penanganan yang tepat dan pemulihan pasca bencana.” Ujar Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan tersebut diikuti oleh OPD terkait, perwakilan dari kecamatan, TRC PB, Pusdalops PB dan Komunitas yang berada di daerah rawan bencana di Kabupaten Probolinggo. Kegiatan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB.

 

 

Pusdalops PB

BPBD Kabupaten Probolinggo