BPBD Kab. Probolinggo

Jl. Raya Soekarno-Hatta No. 27 Probolinggo Telp. / Fax : (0335) 424071/

PERINGATAN DINI
  • Waspada Angin Kencang di Musim Kemarau! Kenali BAHAYAnya, Kurangi RISIKOnya! Radius Aman Gunung Bromo 1 Km dari Kawah!

Pelatihan Penanggulangan Dan Tanggap Darurat Bencana Di Rumah Sakit

Pelatihan Penanggulangan dan Tanggap Darurat Bencana  di Rumah Sakit

PROBOLINGGO – Sekitar pertengahan bulan yakni pada tanggal 15 – 16 Agustus 2017 Rumah Sakit Umum Wonolangan melaksanakan Pelatihan Penanggulangan dan Tanggap Darurat Bencana di Rumah Sakit. Letak RSU Wonolangan + 7 km arah Timur dari Pusat Kota Probolinggo, tepatnya di Jalan Raya Dringu No. 118 – Desa Kedung Dalem Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut RSU Wonolangan melibatkan peran BPBD Kabupaten Probolinggo. Berdasarkan Peta Daerah Rawan Bencana Kabupaten Probolinggo RSU Wonolangan secara administratif terdapat di Daerah Risiko Bencana Gempa Tinggi (KRB I) dan Risiko Bencana Banjir Tinggi (KRB I).

Hampir 200 karyawan PT. Nusantara Sebelas Medika (PT.NSM) seluruh unit di RSU Wonolangan baik dokter, perawan, petugas keamanan maupun umum menjadi peserta dalam pelatihan tersebut. Pelatihan tersebut dihadiri oleh Direktur RSU Wonolangan bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD, Staf BPBD, Pusdalops dan TRC PB. Secara langsung kegiatan dibuka oleh Direktur RSU Wonolangan.

“Sebagai pelayan kesehatan kita juga perlu meningkatkan kewaspadaan dan melatih diri terutama ketika kita sadar bahwa kita hidup didaerah rawan bencana, diharapkan dengan adanya pelatihan ini seluruh karyawan memiliki sikap yang tanggap dan paham akan peranan masing masing ketika terjadi bencana” Ujar Dr. Maya Direktur RSU Wonolangan.

Kegiatan tersebut dimulai dengan materi tentang pengenalan potensi bencana baik di Kabupaten Probolinggo maupun di Kecamatan Dringu (Lokasi RSU Wonolangan), materi penanggulangan bencana dan tanggap darurat bencana banjir, gempa dan kebakaran. Kemudian dilanjutkan dengan briefing terkait simulasi dan pembagian tugas terutama ketika melaksanakan piket jaga di rumah sakit. Penyampaian materi dilaksanakan sejak pukul 08.00 WIB hingga 11.30 WIB dan pukul 12.30 WIB hingga selesai dilaksanakan simulasi penanggulangan bencana dan tanggap darurat.

Mengingat jumlah peserta cukup banyak pelatihan tersebut dilaksanakan selama 2 hari berturut turut. Untuk simulasi dilaksanakan serentak dengan dibagi 3 kelompok yakni banjir, gempa dan kebakaran yang kemudian peserta akan di putar hingga menjalankan simulasi ketika bencana tersebut.

“ Walaupun berkesibukan dirumah sakit bukan berarti tidak perlu menerapkan sikap sadar bencana dan tidak perlu menunggu bencana datang untuk belajar dan membiasakan bersikap tanggap darurat. Tidak panik adalah langkah utama ketika bencana terjadi dan sangat penting untuk memahami sikap serta tugas ketika terjadi bencana.” Ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD.

 

 

 

 

Pusdalops PB

BPBD Kabupaten Probolinggo.