BPBD Kab. Probolinggo

Jl. Raya Soekarno-Hatta No. 27 Probolinggo Telp. / Fax : (0335) 424071

PERINGATAN DINI
  • Waspada Angin Kencang Awal Musim Kemarau! Hidup Sinergi, Menjaga Lingkungan. Gunakan Air Secukupnya! Kenali BAHAYAnya, Kurangi RISIKOnya! Radius Aman Gunung Bromo 1 Km dari Kawah, Segera Menjauh Apabila Terpantau Peningkatan Aktivitas Gunung Api! Salam Tangguh Bencana! #SuapUntukSelamat #BudayaSadarBencana

Pelatihan Pusdalops Dan TRC PB BPBD Kabupaten Probolinggo

Pelatihan Pusdalops dan TRC PB  BPBD Kabupaten Probolinggo

PROBOLINGGO – Senin 09 Juli 2018 BPBD Kabupaten Probolinggo melaksanakan kegiatan Pelatihan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) PB di Ruang Pertemuan BPBD Kabupaten Probolinggo. Kegiatan pelatihan diikuti oleh 15 personil TRC PB, 11 Operator Pusdalops PB dan 3 Tenaga Teknis BPBD Kabupaten Probolinggo. Kegiatan dilaksanakan sejak pukul 08.88 WIB hingga 12.00 WIB.

“ Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dengan tujuan sebagai flashback, yakni bentuk penyegaran dan mengingatkan kembali akan tugas serta fungsi masing masing personil dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kabupaten Probolinggo.” Ujar Teguh Kawiandoko, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD yang sekaligus Manajer Pusdalops PB.

Beberapa materi seperti Manajemen Penanggulangan Bencana, Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana di Kabupaten Probolinggo, Paparan Komunikasi Krisis dan Dinamika Kelompok mewarnai kegiatan tersebut. Materi Manajemen Penanggulangan Bencana disampaikan oleh Bapak Saiful Huda, peserta Diklat Manajemen Bencana. Materi kedua dilanjutkan oleh Bapak R. Sugeng Raharjo selaku Kepala Bidang Aplikasi dan Infrastruktur TIK pada Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo tentang Komunikasi Krisis ketika terjadi bencana.

“ ketika terjadi bencana, tentu komunikasi menjadi hal yang sangat penting guna mengintegrasikan sebuah informasi dan kelengkapan data sehingga sebagai pelaku komunikasi, kita harus memperhatikan tingkat efektifitas dan efisiensi komunikasi. Bagaimana berkomunikasi dengan baik, tepat, akurat dan jelas sehingga komunikasi dapat diterima dengan mudah oleh pihak yang berkaitan.” Begitulah cuplikan kesimpulan dari materi yang disampaikan oleh Bpk Sugeng.

Sebagai penutup, materi dinamika kelompok disampaikan secara santai menggunakan metode TOT (Training of Trainer). Peserta dibagi dalam beberapa kelompok dan dibentuk salah seorang koordinator kelompok. Selanjutnya setiap kelompok akan diberikan permasalahan yang berbeda beda terkait kejadian bencana. Koordinator dan anggota kelompok akan mendiskusikan urutan upaya yang benar tentang apa yang akan dilakukan ketika terjadi bencana sesuai dengan tugasnya. Kemudian hasil diskusi akan di desiminasikan didepan forum dan ditanggapi oleh kelompok lain. Secara bergiliran kelompok – kelompok dalam forum akan saling bergantian menanggapi dan memberikan saran terkait hasil diskusi kelompok lain.

 

 

 

 

Pusdalops PB

BPBD Kabupaten Probolinggo