BPBD Kab. Probolinggo

Jl. Raya Soekarno-Hatta No. 27 Probolinggo Telp. / Fax : (0335) 424071

PERINGATAN DINI
  • WASPADA CUACA FLUKTUATIF ! "Info Cucaca Probolinggo" http://infocuaca.id/probolinggo . STATUS BROMO WASPADA RADIUS AMAN 1 KM !

Pusdalops BPBD Kabupaten Probolinggo Pada Tangguh Award V 2016 !

Pusdalops BPBD Kabupaten Probolinggo  Pada Tangguh Award V 2016 !

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops),  merupakan sebuah bagian dalam sektor komando penanggulangan bencana yang bertanggung jawab sebagai Pengelola Informasi Bencana Disaster Information Manager sekaligus berfungsi sebagai Pengendali Koordinasi antar instansi dan lembaga baik pemerintah maupun masyarakat untuk penanganan bencana di Kabupaten/Kota. Fungsi penerima maksutnya sebagai pengolah dan pendistribusi informasi kebencanaan, pengolah dan penerus peringatan dini kepada instansi terkait dan masyarakat. Fungsi tanggap darurat sebagai fasilitator pengerahan sumber daya untuk penanganan tanggap darurat bencana secara cepat tepat, efisien dan efektif. Fungsi koordinasi, komunikasi dan sinkronisasi pelaksanaan penanggulangan bencana. Pentingnya Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana di setiap daerah Kabupaten/Kota, ketika terjadi bencana.

Pusdalops yang berperan penting dan menjadi garda terdepan untuk menggali informasi di daerah terdampak. Kapusdatinmas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pusdalops BPBD Se-Jawa Barat di Bandung 15 Maret 2016, menjelaskan, “Lima menit setelah kejadian, Pusdalops segera sampaikan apa yang terjadi kepada kalaksa (Kepala BPBD) untuk membuat official statement. Gunakan berbagai saluran komunikasi baik melalui email, sosial media resmi, whatsapp (W.A), handphone dan sebagainya. “Manfaatkan juga radio komunikasi saat bencana karena sangat efektif. Seperti pengalaman saat gempa bumi tsunami kemarin, semuanya terputus namun hanya radio yang dapat diandalkan untuk berkomunikasi” ucap Sutopo.

Dalam Peringatan Bulan PRB pada tahun ini yang dilaksanakan di Manado, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menganugerahkan penghargaan Pengadian Insan Kemanusiaan atau Dharma Widya Argya kepada Gubernur Provinsi Jawa Timur Soekarwo di acara Tangguh Award 2016 pada Kamis (13/10). Selain penghargaan khusus ini, BNPB juga memberikan penghargaan empat kategori lain, yaitu Tokoh Inspiratif, Website Terbaik, Pusdalops Terbaik dan Pengelolaan Data Bencana Terbaik. BNPB juga menganugerahkan penghargaan kategori Tokoh Inspiratif atau Reksa Utama Anindha. Sementara itu acara puncak Tangguh Award 2016 pada pengumuman pemenang lomba kreativitas bidang kebencanaan. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan bahwa peserta tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. “Ini adalah tahun ke-5 BNPB menyelenggarakan Tangguh Award, dan tahun ini kami menambahkan satu kategori lomba, yaitu lomba poster,” kata Sutopo sebagai ketua panitia Tangguh Award 2016.“Tangguh Award ini merupakan puncak ajang kompetensi lomba tingkat nasional yang bertema kebencanaan dan setiap tahun masyarakat mengikuti untuk berkompetensi menjadi pemenang lomba bergengsi ini,” tambah Sutopo.

Tahun ini BPBD Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu nominasi yang memperoleh penghargaan terkait Pengelola Data Bencana dan Pusdalops BPBD tingkat Kabupaten/Kota, selain BPBD Kabupaten Bogor, BPBD Kota Batu, BPBD Kabupaten Padang ParBPBiaman, BPBD Kabupaten Magelang, BPBD Kabupaten Temanggung, BPBD Kota Samarinda, BPBD Kabupaten Cilacap. Penghargaan tersebut merupakan penghargaan pertama yang diperoleh BPBD Kabupaten Probolinggo pada Tangguh Award BNPB. Prestasi yang cukup berharga mengingat usia Pusdalops BPBD Kabupaten Probolinggo masih terbilang belia, namun dengan prestasi tersebut semoga mampu menjadi sebuah Semangat Baru dalam pemerhati bencana terutama dalam melaksanakan tugas sebagai Pusdalops.  (pb/vd, http://www.bnpb.go.id/)

 

 

 

Pusdalops PB

BPBD Kabupaten Probolinggo