BPBD Kab. Probolinggo

Jl. Raya Soekarno-Hatta No. 27 Probolinggo Telp. / Fax : (0335) 424071

PERINGATAN DINI
  • Waspada Anomali Cuaca di Awal Musim Hujan disertai Angin Kencang! - Kenali BAHAYAnya, Kurangi RISIKOnya! - Radius Aman Gunung Bromo 1 Km dari Kawah, Segera Menjauh Apabila Terpantau Peningkatan Aktivitas Gunung Api! - Salam Tangguh Bencana! #SiapUntukSelamat #BudayaSadarBencana

RAPAT KOORDINASI EVALUASI PASCA BENCANA BANJIR BANDANG DAN TANAH LONGSOR DI TIRIS

RAPAT KOORDINASI EVALUASI PASCA BENCANA BANJIR BANDANG DAN TANAH LONGSOR DI TIRIS

PROBOLINGGO - Senin, 31 Desember 2018 bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo dilaksanakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanganan Darurat Bencana di Kecamatan Tiris Tahun 2018. Rapat dipimpin oleh Bapak Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo dan dihadiri oleh Kepala OPD dan Lembaga/Instansi terkait seperti Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas PUPR, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, TNI, POLRI, Kepala Desa Andungbiru, Camat Tiris dan Dispenduk Capil.

Dalam pembukaan Bapak Sekretaris Daerah mempersilahkan OPD terkait untuk melaporkan upaya yang telah dilakukan dalam penanganan darurat bencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Andungbiru, Tiris. “bantuan bagi korban bencana berupa alat tulis, seragam dan perlengkapan yang lain sudah disampaikan dan diterima oleh warga yang terdampak” ujar Kepala Dinas Pendidikan melaporkan.

Kemudian Gedung SDN Andungbiru I yang terdampak direncanakan akan dipindah ke Gedung SMPN Tiris sedangkan Gedung SMP rencana akan di relokasi. “setelah proses relokasi sekolah, dalam waktu dekat akan dilaksanakan pembangunan plengsengan Gedung SDN Andungbiru I.” tambahnya.

Dinas Sosial melaporkan bahwa dalam penanganan darurat bencana akan mengumpulkan bantuan guna pemulihan bagi korban bencana dan selanjutnya akan dilaporkan kembali. Berdasarkan rekomendasi pemerinta desa beberapa rumah terdampak membutuhkan relokasi karena dikhawatirkan apabila ada longsor susulan akan berdampak lebih parah. “akan dilakukan pengkajian status tanah untuk beberapa rumah (5 rumah) yang menjadi prioritas relokasi dikarenakan sebagian rumah menempati wilayah perairan sungai” ujar Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan melaporkan.

“ Beberapa jembatan terdampak kejadian saat ini telah dilaksanakan penanganan darurat oleh BPBD. Saat ini akan diusulka pembangunan Jembatan Permanen.” Tambah laporan Dinas PUPR

Dispenduk Capil juga akan mencetak ulang dokumen kependudukan bagi warga terdampak yang tidak mengalami perubahan dan diperkirakan awal bulan Januari 2019 akan selesai.

“sesuai masukan dari pemerintah desa dari 5 (lima) rumah yang diprioritaskan 2 (dua) unit akan menjadi prioritas Pemerintah Desa dan 3 (tiga) unit rumah menjadi prioriras Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan; Jalan Utama menjadi perhatian bersama dikarenakan rawan longsor; Dengan berakhirnya masa tanggap darurat, saat ini Pos Lapangan untuk memantau bantuan di tingkat Kecamatan.” Ujar kesimpulan Bapak Sekretaris Daerah.

Setelah laporan dari masing masing OPD terkait, Bapak Sekretaris Daerah melanjutkan dengan diskusi terkait upaya jangka panjang pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Andungbiru. “Walaupun saat ini status tanggap darurat teah diturunkan menjadi status siaga darurat,  diharapkan OPD terkait untuk tetap memantau situasi dan kondisi di daerah rawan bencana dan mempehatikan ketersediaan air bersih sebagai prioritas” Ujar Bapak Sekretaris Daerah berpesan sebelum rapat diakhiri.  

 

 

 

 

 

Salam Tangguh Bencana!

PUSDALOPS PB

BPBD Kabupaten Probolinggo