BPBD Kab. Probolinggo

Jl. Raya Soekarno-Hatta No. 27 Probolinggo Telp. / Fax : (0335) 424071/

PERINGATAN DINI
  • Waspada Angin Kencang di Musim Kemarau! Kenali BAHAYAnya, Kurangi RISIKOnya! Radius Aman Gunung Bromo 1 Km dari Kawah!

ROB Kalibuntu, Kraksaan

ROB Kalibuntu, Kraksaan

Menurut Laporan Kepala Desa Kalibuntu (07 Mei 2016) Kondisi Pasang Air Laut meningkat sejak tanggal 28 Mei 2016. Sempat terjadi Cuaca Ekstrim di Wilayah Probolinggo pada tanggal 27 Mei 2016. Belakangan sejak tanggal 4 Juni 2016 telah terjadi Banjir Rob di Desa Kalibuntu Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Kejadian tersebut memuncak pada hari minggu dan senin kemarin (5-6 Juni 2016). Dampak ROB menggenangi beberapa permukiman dan lahan tambak milik warga di Desa Kalibuntu. Sebanyak ± 500 KK terendam ROB di Desa Kalibuntu dengan kondisi tidak terlalu parah walaupun keadaan terebut cukup menghambat aktivitas warga sehari-hari. Sekitar ± 200 KK terndam ROB dengan kondisi paling parah. Ketinggian ROB dominan sebersar 30-40 cm bahkan ketika pasang bisa mencapai 40 hingga 50 cm. Untungnya diwilayayah pesisir yang berbatasan langsung dengan laut terdapat beberapa lahan tertanam mangrove sehingga meminimalisir tinggi ROB. Wilayah Desa Kalibuntu merupaka daerah muara sungai yang berbatasan langsung dengan laut. Sejauh ini untuk penanganan BPBD Kabupaten Probolinggo bersama pemerintah setempat masih melakukan kajian terkait penyebab masuknya air yang terlalu banyak sehingga menggenangi daerah yang cukup luas. Berdasarkan pengamatan observativ Air masuk dari sungai yang berada disebelah barat selain itu disebelah timur wilayah Desa Kalibuntu tersebut tidak memiliki sebuah tanggul penahan. “Warga sebetulnya sudah terbiasa, akan tetapi sejauh ini beberapa warga masih belum mengantisipasi datangnya ROB” ujar TRC BPBD Kabupaten Probolinggo. Sejauh ini sebagai upaya mitigasi dini koordniasi masih menjadi peran yang cukup penting sebagai landasan untuk merencanakan mitigasi secara struktural bersama lembaga terkait.  Peningkatan Air di Perairan Laut memungkinkan sebagai salah satu gelaja dampak dari adanya Global Warming. Kejadian yang sama juga sebelumnya terjadi di salah satu Wilayah di Kabupaten Probolinggo yakni di Desa Randutatah Kecamatan Paiton yang terjadi pada hari Sabtu, 4 Juni 2016. Dampak Global Warming yang mulai dirasakan salah satunya akan terjadinya ROB akibat peningkatan tinggi muka air laut. (pb/vd)