BPBD Kab. Probolinggo

Jl. Raya Soekarno-Hatta No. 27 Probolinggo Telp. / Fax : (0335) 424071

PERINGATAN DINI
  • WASPADA CUACA FLUKTUATIF ! "Info Cucaca Probolinggo" http://infocuaca.id/probolinggo . STATUS BROMO WASPADA RADIUS AMAN 1 KM !

STATUS BROMO DITURUNKAN, WASPADA (LEVEL II) RADIUS AMAN 1 Km

STATUS BROMO DITURUNKAN, WASPADA (LEVEL II) RADIUS AMAN 1 Km

PROBOLINGGO – 20 Oktober 2016 sesuai dengan pemberitahuan dari PVMBG Status G. Bromo diturunkan dari Siaga (Level III) ke Waspada (Level II).  Tanggal 26 September 2016 pukul 06.00 WIB tingkat aktivitas G. Bromo di naikan dari Level II (Waspada) menjadi level III (Siaga).  Selama periode 26 September hingga 20 Oktober 2016 selama Status G. Bromo Siaga (Level III)  terpantau kondisi sosial ekonomi masyarakat dikawasan radius 5 – 15 Km dari Kawah G. Bromo melaksanakan aktivitas secara normal dan telah mematuhi rekomendasi PVMBG untuk beraktivitas diluar radius 2,5 Km dari Kawah G. Bromo. Pada segi pertanian kenaikan Status G.Bromo tidak terlalu berpengaruh karena dampak material vulkanik G. Bromo tidak terlalu signifikan, sedangkan pada segi pariwisata kenaikan Status G. Bromo berdampak pada jumlah pengunjung yang menurun.

Periode status G. Bromo Siaga (Level III) beberapa kali sempat hujan abu tipis di area Pos Pengamat Gunung Api Bromo dan beberapa desa radius 10 Km dari pusat erupsi dan memuncak pada awal Bulan Oktober hingga ke Desa Wonoerso Kecamatan Sumber. Namun kondisi tersebut berlangsung tidak terjadi terlalu lama sehingga segera masyarakat dapat beraktivitas secara normal kembali hingga periode 20 Oktober 2016 Status Bromo diturunkan menjadi Waspada (Level II). Secara visual aktivitas G. Bromo jelas-tertutup kabut saat jelas teramati asap kawah putih tipis hingga putih kelabu kecoklatan, tekanan lemah-sedang dengan tinggi kolom asap berkisar 50 – 900 meter dari puncak dengan arah yang berubah-ubah dominan timur-barat-barat daya.

Belakangan aktivitas G. Bromo mulai stabil sehingga status G. Bromo diturunkan. “Hingga saat ini G. Bromo masih berpotensi pada terjadinya erupsi freatik dan magmatik yang tiba-tiba, sebaran material vulkaniknya berupa hujan abu dan lontaran batu (pijar) mulai sekitar kawah hingga radius 1 km dari pusat erupsi” ujar Pengamat G. Bromo. Terkait demikian, masyarakat di sekitar G. Bromo dan pengujung/wisatawan/ pendaki tidak diperbolehkan memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah aktif G. Bromo. Masyarakat di sekitar G. Bromo diharap tenang, tidak terpancing isu-isu tentang erupsi G. Bromo, dan tetap menjaga kewaspadaan terhadap kejadian erupsi yang menerus dan lebih besar. BPBD Kabupaten Probolinggo akan selalu berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tentang perkembangan aktivitas G. Bromo. Jika terjadi erupsi yang disertai hujan abu (arah bergantung besar dan arah angin), masyarakat agar menyiapkan/menggunakan masker penutup hidung dan pelindung mata. (pb/vd)

 

 

 

 

Pusdalops PB

BPBD Kabupaten Probolinggo