BPBD Kab. Probolinggo

Jl. Raya Soekarno-Hatta No. 27 Probolinggo Telp. / Fax : (0335) 424071

PERINGATAN DINI
  • Radius Aman Gunung Bromo 1 Km dari Kawah. Cuaca Fluktuatif Selalu Waspada dan Berhati Hati. Kenali BAHAYAnya Kurangi RISIKOnya - Salam Tangguh Bencana! #SiapUntukSelamat #BudayaSadarBencana #KitaJagaALAMJagaKita

Wabup Bersama OPD Terkait Pantau Selalu Perkembangan Kondisi Gunung Bromo

Wabup Bersama OPD Terkait Pantau Selalu  Perkembangan Kondisi Gunung Bromo

SUKAPURA –  Berdasarkan informasi dari hasil pemantauan Pos Pengamat Gunung Api Bromo bahwa dalam beberapa waktu terakhir Gunung Bromo mengalami peningkatan aktivitas. Saat ini Status Bromo adalah Waspada Level II dengan rekmendasi PVMBG radius aman 1 Km dari Kawah. Dalam sepekan ini Gunung Bromo mengeluarkan abu vulkanik dengan ketebalan fluktuatif dan beberapa kali mengalami gempa letusan.

Pada Senin 25 Maret 2019 Wakil Bupati Probolinggo bersama BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan, Dinas Pertanian dan Camat Sukapura serta Anggota DPRD Kabupaten yang sekaligus tokoh masyarakat tengger, Bapak Supoyo melaksanakan kunjungan kerja sebagai bentuk pemantauan perkembangan kondisi Gunung Bromo. Selain itu turut serta pula dalam kunjungan yakni Kepala Seksi Pengelolahan Balai Besar TNBTS Wilayah I dan Kepala Resort Pengelolahan TNBTS Wilayah Laut Pasir.

Laut pasir merupakan tujuan pertama yakni di Pos Pengamanan pada Radius 1 Km dari Kawah Bromo yang dijaga oleh beberapa personil TNBTS. Beberapa aktivitas masyarakat di sekitar kawah masih brjalan seperti biasa. “Radius ini aman bagi wisatawan, tidak ada paparan abu vulkanik di radius ini karena letupannya relatif tinggi. Namun dihimbau kepada pengunjung untuk keamanan agar mematuhi himbauan zona bahaya dan menggunakan masker dan pelindung mata,” kata Wabup Timbul.

Perjalanan dilanjutkan menuju Pos Pengamatan Gunung Api Bromo (PPGA) yang terletak di Cemoro Lawang. Disana Wabup berkoordinasi dengan Kepala Pos Pengamat Gunung Api Bromo, Wahyu Andrian Kusuma terutama terkait aktivitas tremor Bromo yang beberapa kali mengalami peningkatan. Menurut wahyu, hingga saat ini koordinasi rutin terjalin dengan BPBD baik Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang maupun Provinsi Jawa Timur.

Setelah berkoordinasi di PPGA Gunung Bromo, Wabup lanjutkan perjalanan menuju ke Desa Ngadirejo yang terdampak abu vulkanik sejak dua hari ini. Disana Wabup bercengkrama bersama masyarakat sekitar terkait dampak abu vulkanik dalam dua hari terakhir. Setelah itu Wabup menuju SDN Ngadirejo I guna meninjau aktivitas belajar mengajar disana. Aktivitas belajar mengajar berjalan seperti biasanya, para siswa dan pengajar menyesuaikan diri selama terpantau hujan abu, mereka beraktivitas dengan menggunakan alat pelindung diri (masker dan sarung) sehingga aktivitas tetap dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Kepala Pelaksana BPBD, Anggit Hermanuadi juga menjelaskan bahwa hingga saat ini koordinasi dengan pihak terkait masih terus berlangsung baik terkait dengan perkembangan kondisi Gunung Bromo maupun kebutuhan dan penanggulangan dampak akibat erupsi khususnya bersama OPD terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas dan Pertanian. Dalam waktu dekat juga akan dilaksanakan pemasangan CCTV di Dusun Cemoro Lawang Desa Ngadisari yang akan terhubung ke BPBD dan sekaligus bentuk back up data visual Gunung Bromo milik PVMBG. (pdo/vd)

 

#SalamTangguhBencana 

#KenaliBahayanyaKurangiRisikonya

#BudayaSadarBencana

#SiapUntukSelamat 

#KitaJagaALAMJagaKita

 

 

Pusdalops PB

BPBD Kabupaten Probolingo