BPBD Kab. Probolinggo

Jl. Raya Soekarno-Hatta No. 27 Probolinggo Telp. / Fax : (0335) 424071/

PERINGATAN DINI
  • Waspada Angin Kencang di Musim Kemarau! Kenali BAHAYAnya, Kurangi RISIKOnya! Radius Aman Gunung Bromo 1 Km dari Kawah!

WASPADA CUACA BURUK, Tercatat 9 Kejadian Dalam Sepekan

WASPADA CUACA BURUK,  Tercatat 9 Kejadian dalam Sepekan

PROBOLINGGO – Sejak dua hari berturut turut hujan dengan intensitas sedang hingga lebat ketika sore hingga malam hari di Kabupaten Probolinggo. Dalam satu minggu terakhir sejak 10 Januari 2017 hingga saat ini di BPBD tercatat 9 kejadian sebagai dampak kondisi cuaca buruk diantaranya yakni Banjir Genangan, Tanah Longsor dan Angin Kencang.

Rabu, 11 Januari 2017 dua Jembatan di RT. 5 RW. 2 Blok Krajan Ds. Ledokombo dan RT. 10 RW. 2 Blok Krajan Ds. Ledokombo Kecamatan Sumber terpantau rapuh. Kecamatan Sumber Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu daerah bayangan hujan yakni berarti tingkat curah hujan di wilayah tersebut cukup tinggi dibandingkan wilayah lain. Jembatan di kedua titik tersebut berukuran Panjang 7 m Lebar 5 m Kedalaman 3,5 m dan Panjang 11 m Lebar 4,5 m Kedalaman 1,5 m. Kondisi jembatan cukup mengkhawatirkan disiasati oleh masyarakat setempat dengan di pasang sebuah penyangga dibawah jembatan dengan harapan agar jembatan tidak ambruk. Kondisi tersebut disebabkan akibat terkikisnya dinding jembatan oleh arus air sungai.

Kamis, 12 Januari 2017 Pkl 21.00 WIB terjadi Rumah Roboh yang disebabkan oleh kondisi cuaca buruk. Lokasi berada di Ds. Tamansari RT 01 RW 06 Kec. Dringu milik seorang warga atas nama Bpk. Seiman Mojo. Pasca diguyur hujan kondisi dinding rumah yang rapuh dengan kecepatan angin yang cukup tinggi berdampak pada robohnya rumah. Kondisi pemilik rumah luka sedang dan kondisi rumah rusak berat. TRC BPBD melakukan identifikasi lokasi kejadian dan koordinasi dengan masyarakat setempat.

Jumat, 13 Januari 2017 Pkl 08.00 WIB sebuah Plengsengan Sungai Ambrol di Kelurahan Kraksaan Wetan Kecamatan Kraksaan. Tnggi Longsoran sekitar Panjang 20 m Tinggi 5 m. Selain itu kejadian yang sama terjadi di Kelurahan Sidomukti Gg Patemon RT 03 RW 01. Kraksaan. Tepat terjadi dibelakang rumah seorang warga atas nama Ibu Susmiati. Tinggi Longsoran sekitar  Panjang 5 m Tinggi 5 m.  Tidak ada korban dalam kejadian tersebut hanya berdampak secara struktural. Kondisi tersebut disebabkan oleh derasnya debit air Sungai Kertosono akibat hujan lebat yang terjadi dihulu. TRC melakukan identifikasi lokasi dan memasang yellowline agar berhati-hati dan tidak memasuki kawasan tersebut Karena dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan.

Masih dihari yang sama sekitar pukul 2017 Pkl 23.05 WIB terjadi banjir genangan di beberapa titik akibat penyempitan aliran air dan tingginya sedimentasi sehingga ketika hujan lebat mengguyur didaerah hulu selama 2-3 jam luapan air dari sungai bajegan (diperbatasan tongas wetan dan kulon). Kondisi tersebut merendam permukiman warga dan sebagian Jalan Nasional Kabupaten,

  1. Desa Curah tulis dusun Krajan RT 05 RW 01 Kec.Tongas (7.725265,113.092955) 200 KK Tergenang Air/ +- 4,5 Ha. Tinggi Genangan +/- 50 – 70 Cm
  2. Desa Tongas Kulon RT 03 RW 01 Kec.Tongas (-7.723706,113.103223) 20 KK Tergenang Air/ +- 3 Ha. Tinggi Genangan 50 -70 cm
  3. Desa Tambakrejo Kec.Tongas (-7.716550 113.090274) Jalan Utama Tergenang Sepanjang +- 20 m, Tinggi Genangan +/- 20 – 30 Cm

Selain itu terjadi Plengsengan Sungai Laweyan Ambrol tepatnya di Desa Tambakrejo Kec. Tongas (-7.716550 113.090274) Tinggi Longsoran sekitar +/- Panjang 55 m Tinggi 6 m. Kondisi tersebut disebabkan oleh tingginya sedimentasi dan peningkatan debit air ketika kejadian tersebut.  

Selanjutnya Senin 16 Januari 2017 Pkl 23.57 WIB Telah terjadi Banjir Genangan di Dsn. Krajan Blok Bandaran RT 006 RW 003 dan Dsn. Ngemplak, RT 11 RW 004 Desa Dringu Kecamatan Dringu.  Hujan dengan intensitas Sedang - lebat terjadi sekitar jam 15.30 - 18.45 WIB menyebabkan luapan air sungai kedunggaleng sehingga merendam pemukiman warga setinggi 30 hingga 60 cm di Dusun Ngemplak. Tidak ada korban dalam kondisi tersebut hanya meresahkan masyarakat sekitar. TRC melaksanakan identifikasi lokasi dan berkoordinasi dengan masyarakat sekitar.

Melihat kondisi cuaca buruk yang belakangan merata, selain itu berdasarkan prakiraan BMKG musim penghujan masih akan berlangsung hingga April 20117. BPBD menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati. Segera menghubungi posko bencana apabila terpantau kejadian yang berpotensi bencana.

 

 

 

PUSDALOPS PB

BPBD KABUPATEN PROBOLINGGO