BPBD Kab. Probolinggo

Jl. Raya Soekarno-Hatta No. 27 Probolinggo Telp. / Fax : (0335) 424071

PERINGATAN DINI
  • Status Gunung Bromo Waspada Level II - Rekomendasi PVMBG Radius Aman 1 Km dari Kawah Gunung Bromo - Waspada Krisis Air Bersih Dampak Musim Kemarau Panjang, Gunakan Air Seperlunya! Salam Tangguh Salam Kemanusiaan!

Awal Musim Kemarau, Curah Hujan Di Probolinggo Menurun

Awal Musim Kemarau, Curah Hujan di Probolinggo Menurun

PROBOLINGGO – Berdasarkan surat edaran BMKG No. KT.304/781/KSUB/VI/2019 tentang Prakiraan Kondisi Cuaca Bulan Juni hingga Agustus 2019 di Jawa Timur. Berdasarkan peta prakiraan curah hujan oleh Stasiun Klimatologi Malang pada Bulan Juni berkisar antara 0 – 300 mm yakni wilayah Jawa Timur sudah memasuki musim kemarau kecuali wilayah Kabupaten Malang bagian tenggara, Kabupaten Lumajang bagian barat daya dan sebagian wilayah Kabupaten Banyuwangi. Kondisi cuaca pada Bulan Juni di Jawa Timur relatif cerah berawan.

Pusdalops PB BPBD Kabupaten Probolinggo melaksanakan identifikasi kondisi cuaca di Kabupaten Probolinggo. Terpantau saat ini kondisi hari tanpa hujan di Kabupaten Probolinggo mengalami penurunan termasuk kategori menengah (6-12 hari) hingga rendah (>12 hari). Seperti hasil identifikasi bahwa sejak Bulan Mei beberapa kecamatan yang berada di wilayah bagian utara Probolinggo memiliki curah hujan yang rendah dan sebagian wilayah bagian selatan memiliki curah hujan menengah. Sesuai dengan Prakiraan BMKG selama tiga bulan kedepan diprakirakan curah hujan akan lebih rendah dari bulan bulan sebelumnya.

Namun demikian bukan berarti tidak ada hujan sama sekali, menurut BMKG meskipun telah memasuki musim kemarau masih terdapat potensi hujan dengan skala lokal dengan intensitas ringan hingga sedang. Sehingga BMKG menghimbau untuk tetap waspada dengan dampak fenomena hidrometeorologi apabila tiba tiba terjadi cuaca buruk seperti jalan licin, genangan dan lain sebagainya. Selain itu BMKG juga meneragkan bahwa pada saat musim kemarau suhu udara pada dini/pagi hari akan terasa dingin dan siang hari akan terasa panas dan kering. Angin timuran akan berhembus agak kencang pada saat musim kemarau. Sehingga dimungkinkan potensi kebakaran hutan dan lahan serta krisis air bersih dapat terjadi di musim kemarau.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik meski saat ini sebagian besar wilayah Kabupaten Probolinggo telah memasuki musim kemarau, kondisi ketersediaan air bersih masih tercukupi. Hal ini didukung dengan hingga saat ini belum adanya laporan terkait krisis air bersih dari masyarakat. Namun demikian dihimbau pula apabila ketersediaan air di Kabupaten Probolinggo mulai berkurang agar masyarakat melalui kepala desa/ camat agar segera menghubungi BPBD tekait permohonan distribusi air bersih sehingga kebutuhan air bersih untuk masyarakat dapat terpenuhi sebagaimana mestinya. Untuk beberapa wilayah yang memiliki ketersediaan air yang cukup dihimbau pula untuk menjaga kelestarian lingkungan dan menggunakan air secukupnya sebagai upaya mitigasi krisis air bersih pada musim kemarau. Salam Tangguh Bencana!

 

 

 

 

Pusdalops PB

BPBD Kabupaten Probolinggo