BPBD Kab. Probolinggo

Jl. Raya Soekarno-Hatta No. 27 Probolinggo Telp. / Fax : (0335) 424071/

PERINGATAN DINI
  • Waspada Angin Kencang di Musim Kemarau! Kenali BAHAYAnya, Kurangi RISIKOnya! Radius Aman Gunung Bromo 1 Km dari Kawah!

Gelar Relawan, 1000 Srikandi Penanggulangan Bencana Kabupaten Probolinggo

Gelar Relawan, 1000 Srikandi Penanggulangan Bencana Kabupaten Probolinggo

PROBOLINGGO - 1000 Srikandi Siap Mendukung Kabupaten Probolinggo Tangguh Bencana. Gelar Relawan merupakan sebuah kegiatan yang dilaksanakan bertujuan untuk mengumpulkan potensi relawan di Kabupaten Probolinggo dalam rangka konsolidasi mendukung Kabupaten Probolinggo Tangguh Bencana.

Gelar Relawan tahun ini diikuti oleh 1000 Srikandi Relawan Tangguh Bencana  dan dilaksanakan pada hari Selasa, 17  Oktober 2017 bertempat di Lapangan Condong Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo. Serangkaian kegiatan Upacara, Penandatanganan Lembar Komitmen, Penanaman Pohon dan Atraksi Paramotor mewarnai kegiatan ini. Sesuai dengan tema kegiatan tahun ini yakni mempersiapkan Srikandi Penanggulangan Bencana, pelaksanaan Atraksi Trail dan Paramotor serta Teatrikal Srikandi beserta petugas apel seluruhnya mayoritas diperankan oleh perempuan. 

Kegiatan ini berlangsung selama satu hari sejak pukul 07.00 WIB hingga 12.00 WIB yang kemudian dilanjutkan kegiatan outbond hingga selesai. Sejumlah undangan meramaikan kegiatan tersebut seperti Bupati Probolinggo, Wakil Bupati Probolinggo, Dandim 0820 Probolinggo, Kapolres Probolinggo, Kepala Satuan Kerja Se-Kabupaten Probolinggo, Camat dan Kades Daerah Rawan Bencana, Organisasi Radio, PMI, Pramuka, Tagana, BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Pasuruan, BPBD Kota Probolinggo, BPBD Kabupaten Lumajang, BPBD Kabupaten Situbondo dan 1000 Santriwati Kabupaten Probolinggo.

“ Setelah sekian kali peserta Gelar Relawan berasal dari umum, tahun ini sengaja dipersiapkan peserta dengan mayoritas Srikandi atau Perempuan. Saat ini keberadaan Perempuan tak lagi didiskriminasikan sejak tak adanya perbedaan gender untuk peranan tertentu. Dahulu banyak pula pahlawan perempuan yang ikut membela negara, mengapa tidak bila saat ini Kita juga mempersiapkan Srikandi Tangguh Bencana sehingga disintegrasi dalam Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana dapat diminimalisir sedini mungkin “ Ujar Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo

Dalam Penyelenggaraan penanggulangan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah namun juga masyarakat dan dunia usaha sesuai lambang segitiga dalam logo Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Belakangan paradigma penyelenggaraan penanggulangan bencana kini telah berubah, bahwa dalam pelaksanaannya tentu tak hanya me­ngandalkan atau menunggu pertolongan saja namun penyelamatan diri sendiri dan kesadaran dalam membentuk budaya sadar bencana jauh lebih penting untuk dipertimbangkan. Bencana merupakan satu hal yang tidak dapat dihindari dan dihapuskan namun setidak­nya secara bersama kita mampu meminimalisir dampak bencana dengan Hidup Sinergi dengan Sesama dan Semesta! Salam Kemanusiaan! Probolinggo Tangguh Bencana!

 

 

 

 

Pusdalops PB

BPBD Kabupaten Probolinggo