BPBD Kab. Probolinggo

Jl. Raya Soekarno-Hatta No. 27 Probolinggo Telp. / Fax : (0335) 424071

PERINGATAN DINI
  • Akhir November Memasuki Awal Musim Penghujan, Waspada Anomali Cuaca disertai Angin Kencang! - Kenali BAHAYAnya, Kurangi RISIKOnya! - Radius Aman Gunung Bromo 1 Km dari Kawah, Segera Menjauh Apabila Terpantau Peningkatan Aktivitas Gunung Api! - Salam Tangguh Bencana! #SiapUntukSelamat #BudayaSadarBencana

KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN KAWASAN SAVANA GUNUNG BROMO

KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN  KAWASAN SAVANA GUNUNG BROMO

PROBOLINGGO – Sabtu, 01 September 2018 telah terjadi kebakaran hutan dan lahan di daerah Savana Taman Nasional Gunung Bromo. Menurut informasi api berawal dari sebelah barat gunung bromo yakni di Blok Pentongan dekat Jemplang yang secara administratif masuk di wilyah Kabupaten Malang. Pada pukul kurang lebih 11.00 WIB. Terpantau keesokan hari pada Minggu, 02 September 2018 sekitar pukul  14.00 WIB titik api meluas hingga membakar Bukit Teletubies dan menyeberang ke sebelah timur savana.

Tim Manggala Agni TNBTS, Relawan dan BPBD berusaha memadamkan baik menggunakan air maupun secara tradisional menggunakan gepyok.. Namun kondisi siang itu cuaca panas terik dan angin berhembus relatif kencang. Dengan kondisi yang demikian serta kondisi topografi yang terjal menjadikan kendala dalam memadamkan api.

“Yang dapat dilakukan sejauh ini hanya membuat jalur batas dengan harapan titik api tidak meluas.” Ujar salah seorang TRC PB BPBD Kabupaten Probolinggo yang turut sert dalam proses pemadaman.

Terpantau hingga minggu malam hari api mulai padam perlahan namun sebagian besar vegetasi di Savana Gunung Bromo habis terbakar. “Api sudah mulai padam namun masih terdapat beberapa titik api kecil, semoga lekas padam juga.” Ujar Sunarip, salah seorang Volunteer Bromo

Pusdalops PB BPBD Kabupaten Probolinggo mendigitasi prakiraan luasan terbakar di Savana Gunung Bromo melalui citra dan hasil identifikasi. Kurang lebih seluas 650 Ha lahan terbakar di Kawasan Gunung Bromo. Hingga terpantau pada Senin, 03 September 2018 api mulai padam dengan sendirinya dan tidak terpantau terdapat titik api. Saat ini masih dilaksanakan penyelidikan terkait kejadian kebakran terebut.

 

 

 

Pusdalops PB

BPBD Kabupaten Probolinggo