BPBD Kab. Probolinggo

Jl. Raya Soekarno-Hatta No. 27 Probolinggo Telp. / Fax : (0335) 424071/

PERINGATAN DINI
  • Waspada Angin Kencang di Musim Kemarau! Kenali BAHAYAnya, Kurangi RISIKOnya! Radius Aman Gunung Bromo 1 Km dari Kawah!

Partisipasi BPBD Pada Perayaan Yadnya Kasada Tahun 2017

Partisipasi BPBD pada Perayaan Yadnya Kasada  Tahun 2017

PROBOLINGGO - Upacara Kasodo Gunung Bromo atau Festival Yadya Kasada adalah Upacara Adat Istiadat Suku Tengger yang terletak di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Merupakan upacara atau ceremonial yang bersifat satu tahun sekali yang dilaksanakan pada malam bulan purnama. Upacara Kasodo merupakan upacara ada yang bertujuan untuk memilih tetua adat pada tiap-tiap desa yang di huni suku tengger sekaligus sebagai upcara persembahan untuk Sang Hyang Widi sebgai wujud syukur atas karunia yang di berikan.

Event tahunan ini mempunyai keunikan tersendiri yaitu, masyarakat adat suku tengger mengadakan persembahan atau sesajian untuk Tuhan dengan jalan melemparkan berbagai hasil bumi berupa sayuran, buah, ternak dan sebagainya suoaya di tahun yang akan mendatang hasil panenan masyarakat suku tengger semakin melimpah ruah. Persembahannya dengan cara di lempar ke mulut kawah dari bibir gunung Bromo.

Aktivitas Gunung Bromo saat ini terpantau Waspada (Level II) namun dapat dibilang masih berfluktuatif. Sesuai dengan himbauan Pos Pengamat Gunung Api Bromo (PVMBG – Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi) agar masyarakat/ pengunjung/ wisatawan untuk tidak beraktivitas pada radius 1 Km dari Kawah Gunung Bromo terutama ketika aktivitas terpantau meningkat. “Terkait himbauan PVMBG memang betul sebaiknya untuk masyarakat tetap waspada dan berhati hati, seperti tahun sebelumnya kali ini BPBD akan kawal Kasodo hingga usai” Ujar Kasi Pencegahan BPBD.  

Beberapa peralatan dan personil telah dipersiapkan oleh BPBD Kabupaten Probolinggo. Berikut pengamatan dan kegiatan BPBD pada acara Kasodo 2017, pemasangan tenda dan persiapan dilaksanakan pada pukul 16.50 WIB hingga 21.30 WIB. Ongkek/sesajen mulai berdatangan ke Ponten Pure Agung sejak pukul 22.00 WIB sampai dengan pukul 03.20 WIB dengan dilakukan prosesi upacara penyucian oleh masing masing dukun pandita dan do’a bersama yang dipimpin oleh pemangku adat wilayah Pasuruan dan pada pukul 04.30 WIB. Ongkek dinaikkan ke puncak gunung bromo untuk di laksanakan larung sesaji dimana larung sesaji ini adalah ritual menjatuhkan ongkek atau hasil pertanian dan peternakan bertujuan sebagai wujud syukur atas karunia yang diberikan oleh sang Pencipta dengan harapan agar dijauhkan dari malapetaka, diberikan kelancaran rejeki dan kesejahteraan serta keberkahan hidup.

Sejak Minggu 09 Juli 2017 pukul 17.00 WIB BPBD Stanby dilokasi dengan melaksanakan pengamanan dan pengawalan kegiatan Kasodo. BPBD berpartisipasi turut serta dengan mendirikan 2 tenda pengungsi dan 1 tenda dome sekitar 100 meter sebelah timur Poten Pure Agung, dilengkapi juga dengan 1 unit mobil dapur umum, 1 unit mobil Ranger, dan 3 unit motor trail. Pendirian tenda diperuntukkan bagi masyarakat yang terlibat dalam perayaan Yadnya Kasada. Selain itu diperuntukkan pula sebagai tambahan posko kesehatan yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo. Kendaraan yang tersedia diharapkan mampu mempermudah distribusi operasional dan melengkapi kebutuhan dasar masyarakat yang turut serta dalam kegiatan tersebut. Segala bentuk upaya yang dilaksanakan BPBD tersebut merupakan bentuk antisipasi BPBD dalam acara Yadnya Kasada terutama ketika terpantau aktivitas Gunung Bromo meningkat.

 

 

 

 

PUSDALOPS PB

BPBD Kabupaten Probolinggo