BPBD Kab. Probolinggo

Jl. Raya Soekarno-Hatta No. 27 Probolinggo Telp. / Fax : (0335) 424071/

PERINGATAN DINI
  • Waspada Angin Kencang di Musim Kemarau! Kenali BAHAYAnya, Kurangi RISIKOnya! Radius Aman Gunung Bromo 1 Km dari Kawah!

Pengunjung Tenggelam Di Air Terjun Madakaripura

Pengunjung Tenggelam  di Air Terjun Madakaripura

PROBOLINGGO – Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops PB) mendapat laporan dari pengelola Wisata Air Terjun Madakaripura yang terletak  di Desa Negororejo Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo bahwa telah terjadi kecelakaan pengunjung wisata Madakaripura terpeleset dan tenggelam dilokasi air terjun madakaripura. Laporan masuk pada Hari Selasa tanggal 19 september 2017 sekitar pukul 15.30 WIB.

Menurut keterangan saksi yang merupakan rekan korban ketika itu korban dan rombongan sejumlah 9 orang yang berasal dari Kota Surabaya atas nama :

  1. Karyanto (40 th)
  2. Riri Novariyanto (27 th)
  3. Yopi (30 th)
  4. Andre (38 th)
  5. Kurniawan (34 th)
  6. Ferry (38 th)
  7. Aklis (28 th)

Secara bersama mereka berwisata di Air Terjun Madakaripura dan ketika sedang asik berfoto tiba tiba korban terpeleset dan tenggelam di Air Terjun. Seketika petugas wisata saat itu (Imam Solihin/ Dinas Pariwisata, Nemo/ Perhutani, dan Mismar/ Guide) melaporkan kejadian tersebut dan mencoba mencari korban di sekitar air terjun. Menjelang sore dan kondisi yang tidak memungkinkan BASARNAS Pos SAR Jember, TRC BPBD, Dinas Pariwisata, Perhutani dan Relawan memutuskan untuk menunda pencarian hingga esok hari. 

Identitas korban atas nama Suyitno (Tempat Tanggal Lahir, Surabaya/02 Februari 1968) yang beralamat di Kelurahan Sambiarum Lor RT/RW 26/09 Kecamatan Sambiarum Kota Surabaya Jawa Timur. Pekerjaan sebagai Karyawan Swasta. Pencarian dilaksanakan kembali pada Hari Rabu, 20 September 2017 sejak pagi hingga tepat pukul 13.15 WIB korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Selanjutnya korban dibawa menuju Rumah Sakit Umum Daerah Tongas untuk diperiksa. TRC BPBD berkoordinasi dengan Polsek, Koramil, Polisi Hutan, Dinas Pariwisata, Camat dan Kapos SAR jember terkait kejadian tersebut. Setelah proses pemeriksaan korban akan diantar menuju rumah duka oleh pihak berwajib.

“Kecelakaan yang menyebabkan wisatawan tenggelam tak hanya terjadi satu kali sejauh ini, satu tahun silam tepatnya pada Bulan Februari 2016 seorang Wisatawan tenggelam ketika berenang akibat banjir kiriman dari wilayah hulu. Untuk itu dihimbau bagi wisatawan agar lebih berhati hati dan tidak terlalu mendekat ke area yang licin atau terjal bahkan berenang terutama ketika terpantau cuaca mulai mendung dan hujan” Ujar TRC PB BPBD.

 

 

 

 

Pusdalops PB

BPBD Kabupaten Probolinggo