BPBD Kab. Probolinggo

Jl. Raya Soekarno-Hatta No. 27 Probolinggo Telp. / Fax : (0335) 424071

PERINGATAN DINI
  • Status Gunung Bromo Waspada Level II - Rekomendasi PVMBG Radius Aman 1 Km dari Kawah Gunung Bromo - Waspada Angin Kencang Dampak Musim Pancaroba Menuju Awal Musim Penghujan - Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan!

Tercatat 32 Kejadian Bencana Pada Bulan Januari Di Kabupaten Probolinggo

Tercatat 32 Kejadian Bencana Pada Bulan Januari  di Kabupaten Probolinggo

Awal Tahun 2019 tercatat 32 Kejadian Bencana yang tersebar di beberapa Wilayah di Kabupaten Probolinggo. Berdasarkan informasi Badan Meteoologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) diprakirakan musim penghujan Tahun 2018/2019 akan berlangsung sejak Bulan Oktober hingga April 2019. Hasil pemantauan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) sejak Bulan Desember hingga Januari 2019 hari tanpa hujan di Kabupaten Probolinggo relatif pendek dan tingkat curah hujan mulai meningkat terutama pada daerah bagian selatan (dataran tinggi/pegunungan) di Probolinggo.

 

Pada 24 Kecamatan di Probolinggo sekitar 17 kecamatan terdampak kejadian bencana. Berikut jumlah kejadian bencana pada Bulan Januari,

  1. Banjir                             : 6 Kejadian
  2. Tanah Longsor               : 4 Kejadian
  3. Angin Kencang               : 20 Kejadian
  4. Laka Air                          : 1 Kejadian
  5. Kejadian Luar Biasa       : 1 Kejadian

 

Berdasarkan laporan Pusdalops PB, Kejadian angin kencang dan cuaca ekstrem yang mendominasi pada bulan ini. Sedang berikutnya banjir dan tanah longsor. Menurut informasi salah seorang personil Pusdalops PB kejadian angin kencang dan cuaca ekstrem terparah pada Bulan Januari terjadi pada tanggal 18 dan 22 Januari 2019 yang berdampak pada beberapa desa dalam satu kejadian. Seperti pada tanggal 18 Januari 2019 terdapat 9 desa pada 4 kecamatan yang terdampak angin kencang. Sedangkan pada 22 Januari 2019 terdapat 9 desa pada 6 kecamatan yang terdampak. Akibat kejadian itu terdapat 2 Korban yakni 1 Korban Luka Ringan tertimpa material rumah yang jatuh dan 1 Korban Meninggal Dunia tertimpa pohon dampak angin kencang. Selain itu sekitar 81 rumah milik warga mengalami kerusakan, 7 tiang listrik roboh, 1 jembatan putus, 2 tanggul jebol dan sedikitnya terdapat 6 perahu karam serta puluhan pohon tumbang.

 

TRC PB berkoordinasi dengan aparat setempat dan melaksanakan evakuasi dan pembersihan material dampak kejadian bersama pihak terkait. Kemudian melaksanakan assesment serta identifikasi kebutuhan dampak kejadian bencana. Seluruh kejadian pada bulan ini telah dilaporkan oleh Pusdalops kepada pimpinan untuk dilanjutkan kepada Pemerintah Daerah sehingga beberapa upaya lanjutan dan pemulihan dampak kejadian dapat dilaksanakan lebih optimal terutama yang melibatkan OPD terkait.

 

Kejadian Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang merupakan kejadian yang hingga saat ini tidak dapat di prediksi. Sebagai upaya pencegahan dan kesiapsiagaan Kita sebagai masyarakat sebaiknya mulai memahami gejala cuaca ekstrem dan angin kencang, misalnya dengan menggali informasi tanda-tanda atau gejala angin kencang dan memperhatikan peringatan dini yang biasanya dikeluarkan oleh BMKG terkait cuaca buruk. Selain itu dimungkinkan bagi Kita untuk memahami struktuk konstruksi bangunan rumah Kita, memperhatikan lingkungan sekitar dan memangkas pohon yang sudah mulai lapuk dan rawan tumbang. Beberapa upaya tersebut dapat digunakan dalam meminimalisir dampak kejadian cuaca ekstrem dan angin kencang. (pdo/vd)

 

Pusdalops PB

BPBD Kabupaten Probolinggo