BPBD Kab. Probolinggo

Jl. Raya Soekarno-Hatta No. 27 Probolinggo Telp. / Fax : (0335) 424071/

PERINGATAN DINI
  • Waspada Angin Kencang di Musim Kemarau! Kenali BAHAYAnya, Kurangi RISIKOnya! Radius Aman Gunung Bromo 1 Km dari Kawah!

WASPADA, KEGAGALAN TEKNOLOGI DISEKITAR KITA!

WASPADA, KEGAGALAN TEKNOLOGI DISEKITAR KITA!

PROBOLINGGO – Kejadian kegagalan teknologi berupa Ledakan Tabung Gas bukanlah sebuah pemandangan yang asing lagi bagi masyarakat saat ini. Pada hari Minggu, 09 Oktober 2016 pada pukul 13.15 WIB telah terjadi Ledakan di Desa Sambirampak kidul Kecamatan Kotaanyar Kabupaten Probolinggo. Sumber informasi berasal dari laporan aparat desa, Bapak TOHIR selaku linmas Kecamatan Kotaanyar Kabupaten Probolinggo. Ledakan terjadi di industri rumahan berupa pabrik tahu. Kejadian tersebut bermula dari sebuah ketel uap pabrik tahu yang meledak. Hal ini diduga disebabkan oleh tekanan gas yang terlalu tinggi. Selain itu tidak adanya alat pengatur otomatis sebagai pemantauan sehingga tekanan melebihi batas (overload) dan meledak. Kejadian tersebut berakibat pada rusaknya 7 rumah yang berada disekitar pabrik. Pemilik rumah yang terkena ledakan yakni:

1. Rumah Bpk Darmo (rusak parah )

2. Rumah Bpk Mustofa pemikik home industri ( rusak parah )

3. Rumah Ibu Marti'a ( rusak parah )

4. Rumah Bpk Da ( rusak parah )

5. Rumah Bpk Rasid ( rusak ringan )

6. Rumah Bpk Arba'la ( rusak ringan )

7. Rumah Bpk Musa ( rusak ringan )

Diketahui korban dari kejadian tersebut berjumlah 4 orang terluka. Adapun data korban sebagai berikut :

  1. DARMO SUPANDI,  56 Thn, buruh, islam, Ds. Sambibrampak kidul, Kec. Kotaanyar, Kab. Prob. (luka parah masih di rawat d RS. Jember)
  2. BU. SUWARNI,    57 Thn, buruh, Islam, Ds. Sambirampak kidul, Kec. Kotaanyar, Kab. Prob. (luka parah masih dirawat di RS. Jember)
  3. SAKDOLAH, 27 Thn, Karyawan, Islam, Ds. Sambirampak kidul, Kec. Kotaanyar, Kab. Prob. (luka ringan dan sudah pulang kerumahnya)
  4. YUDI, 24 Thn, Islam, Karyawan, Islam, Ds. Sambirampak kidul, Kec. Kotaanyar, Kab. Prob. (luka ringan dan sudah pulang ke rumahnya)

Upaya yang dilakukan BPBD Kabupaten Probolinggo yakni menkaji lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan aparat sekitar seperti Polsek, Kecamatan, dan Perangkat Desa. Selain itu melakukan pendataan jumlah korban jiwa dan jumlah kerugian materiil akibat terjadinya ledakan. Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 150.000.000,- dari 7 rumah yang mengalami kerusakan. Rekomendasi yang dapat diberikan yakni agar pemerintah sekitar menyediakan tempat berteduh sementara bagi penghuni rumah yang mengalami kerusakan. Memberikan bantuan kebutuhan ekonomi sementara (bagi penderita luka ringan).

Fenomena tersebut bukanlah pemandangan yang asing bagi masyarakat, untuk itu hendaklah bagi masyarakat maupun dunia industri agar lebih mewaspadai dan berhati hati dalam melaksanakan dan menjalankan sebuah proses produksi baik dengan memanfaatkan gas maupun sejenisnya terutama pada mesin pengolah yang berpotensi serta dapat berdampak pada kejadian kegagalan teknologi. (vd/pb)

 

 

 

 

Pusdalops PB

BPBD Kabupaten Probolinggo